Shoutcaster & Observer Camera Control: How-to



Inti dari shoutcasting adalah memberikan informasi kepada penonton tentang apa yang sedang terjadi, juga apa yang bisa atau akan terjadi dalam sebuah game. Informasi ini berbentuk audiovisual - audio dalam bentuk komentar, visual dengan mengontrol kamera.

Karena sebuah map di dalam Dota begitu luas, hanya sepotong dari bagian map saja yang dapat kita lihat saja dalam satu waktu. Disinilah tugas kedua sebuah shoutcaster untuk menggerakkan kamera mengikuti alur permainan dan juga menambahkan informasi-informasi lain yang akan sulit jika kita sebutkan satu persatu.

Beberapa tim studio profesional sudah menerapkan dedicated observer yang bisa diibaratkan sebagai 'kameramen', yang hanya berfokus pada pergerakan kamera dan informasi visual lainnya sehingga dapat meringankan tugas shoutcaster untuk memberikan komentar verbal saja. Beberapa nama yang sudah dikenal kalangan luas antara lain Weppas, PimpmuckL dan skrff (and shoutout to other dedicated obs because you are also great)

Namun saat ini kebanyakan para shoutcaster juga harus berfungsi sebagai observer. Di satu sisi sebenarnya double-task ini membuat seorang shoutcaster lebih leluasa mengarahkan kamera sesuai dengan kehendak dia, namun tentunya ini membutuhkan konsentrasi lebih.


--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------


Sebelum kita lanjut, pasti ada yang akan bertanya "Sebenarnya observer yang bagus itu seperti apa sih?"

Beberapa poin yang bisa menjawab pertanyaan ini:

1. Observer tahu alur permainan yang sedang berjalan dan dapat memprediksi apa yang akan terjadi.

Contohnya: Ketika di Radiant safelane ada kombinasi hero seperti Gyrocopter & Rubick, maka bisa diharapkan mereka akan memanfaatkan kombo Telekinesis + Rocket Barrage untuk mendapatkan first blood. Bukan berarti kamera harus selalu ada di safelane tetapi kita bisa prediksikan kalau di area itu akan terjadi action di early game.

2. Observer dapat mengarahkan pergerakan kamera dengan halus dan menangkap aksi-aksi yang sedang terjadi dalam satu layar semaksimal mungkin.

Umumnya, semua aksi yang sedang terjadi harus ditempatkan di bagian tengah layar sehingga tidak membuat pandangan spectator teralihkan ke bagian layar yang lain. Untuk cara menggerakkan kameranya sendiri akan dijelaskan di bawah.

3. Observer dapat memberikan informasi tambahan yang melengkapi aksi yang sedang, akan atau telah terjadi.

Informasi ini contohnya: HP/MP dari hero yang sedang diincar, cooldown skill/item yang seharusnya keluar saat teamfight berlangsung, atau perubahan jumlah XP & gold setelah terjadi kill.


Contoh kontrol kamera yang baik bisa dilihat pada cuplikan di bawah ini.


Pada awal clip, observer sudah memprediksi bahwa LGD akan melakukan smoke gank (ada 2 hero dan kurir berkumpul di T2 mid). Setelah Storm dan Fissure ES masuk, observer mengecek HP Tusk (0:21), lalu mencoba mengecek status Shallow Grave di detik 0:29, kemudian di 0:33 mengecek status Blackhole Enigma, di 0:41 mengecek status Clockwerk yang mencoba dive ke PL (yang ternyata Hookshotnya sudah dipakai saat menabrak Tusk sebelumnya).
Setelah fight selesai, observer membuka Fight Recap dan menunjukkan hasil impact dari fight tersebut.



--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------



Sekarang, untuk masing-masing poin di atas, gw bakal jelasin apa yang bisa kita tingkatkan sehingga kita dapat mencapai production value yang lebih tinggi.

1. Memaksimalkan game knowledge

Semakin kita mengerti tentang mechanics, strategi dan metagame di Dota, maka akan semakin mudah untuk kita menggerakkan kamera sesuai dengan situasi yang terjadi. Mengerti tentang bagaimana early game phase akan berlangsung sesuai dengan draft yang diambil kedua tim, bagaimana sebuah cooldown skill ultimate hero tertentu dapat mempengaruhi keputusan tim untuk bertindak, atau bagaimana item build dengan timing yang tidak pas akan mempengaruhi jalannya permainan di lategame.
Butuh waktu yang tidak sebentar untuk memahami ini, tetapi seiring pengalaman maka semestinya akan terasa semakin mudah.

2. Mengarahkan kamera dengan baik

Ada beberapa cara menggerakkan kamera dalam observer mode.

a. Menggunakan keyboard.
Biasanya menggunakan arrow keys, namun dapat diganti di menu setting. Dengan menggunakan keyboard untuk menggerakkan kamera, kita dapat lebih leluasa menggerakkan mouse untuk melakukan hal-hal lainnya seperti memeriksa status hero.

b. Mouse edge pan
Sama seperti pemain Dota pada umumnya, edge pan (menggeser kamera dengan menggerakkan kursor ke pojok layar) juga dapat digunakan untuk mengontrol kamera di observer mode.

Untuk poin a & b, atur terlebih dahulu Camera Deceleration dan Speed di menu settings - options ke slider paling kiri agar pergerakan kamera menjadi lebih mudah dikontrol.


c. Middle mouse pan
Teknik panning menggunakan mouse seperti edge pan, namun memakai middle mouse (tombol di scroll wheel) untuk menggerakkan kamera. Gunakan opsi smoothdrag untuk menghasilkan pergeseran kamera yang halus.


d. Assisted camera operator
Ini adalah teknik yang dipakai observer saat TI5 dan dapat dilihat pada video sebelumnya. Pergerakan kamera akan diatur secara semi-otomatis (seperti Directed camera dalam observer mode, namun dapat dikendalikan secara manual juga) sehingga memudahkan kita untuk fokus terhadap aksi yang terjadi.
Untuk mengaktifkannya, ikuti cara sebagai berikut:

  • Aktifkan console terlebih dahulu (jangan tanya gw cara nyalain console, ini bisa dicari di Google.) 
  • Buka menu console dan ketik:
bind "(XX)" dota_toggle_assisted_camera_operator
(XX) bisa diganti dengan tombol yang kamu inginkan. A-Z, 0-9, F1-F12, dan untuk tombol lainnya bisa dilihat di sini
Contoh: bind "F11" dota_toggle_assisted_camera_operator > enter

  • Saat observe mode tekan tombol yang kamu masukkan dalam command bind di atas. Sesuai contoh sebelumnya, tombol F11 akan mengaktifkan assisted camera operator.
  • Kontrol kamera akan dikendalikan secara otomatis. Untuk menggerakkannya secara manual, kamu bisa klik minimap atau menggunakan cara a (arrow keys) dan cara b (edge pan). (namun kamu tidak bisa menggunakan middle mouse)
  • Tekan (XX) kembali jika kamu ingin mematikan mode ini.
Ini adalah mode favorit gw. Ever. Kontrol kamera smooth, gak perlu pusing soal panning, tinggal main zoom in dan zoom out aja.

Ngomong-ngomong soal zoom, jangan lupa kalau kita bisa zoom out di observer mode menggunakan scroll wheel. Gunakanlah dengan bijak.

3. Menggunakan statistic tools yang tersedia

Statistik permainan seperti CS (creep score), item progress, XP dan gold (serta net worth) dapat ditampilkan secara real-time di layar. Umumnya, stat yang harus ditampilkan sepanjang game berlangsung adalah CS (ketika laning phase di early game), lalu networth saat memasuki mid-game sampai selesai.
Fight recap akan tersedia di bagian atas layar sesaat setelah terjadi kill.

Beberapa hotkey default yang bakal sangat berguna kalau dihapalin (jadi gak perlu klik kesana kemari):

Map FOW (fog of war)
Buat apa ini? Buat ngasih tau penonton vision range dari tim Radiant/Dire sehingga kita bisa tau seperti apa vision mereka dan apakah posisi hero lawan yang sedang smoke atau bersembunyi di balik pohon terlihat oleh mereka.
F1 - All vision
F2 - Radiant only
F3 - Dire only

Overall game stats
Buat apa ini? Buat ngasih tau progress item dari masing-masing pemain, dan melihat perbedaan gold dan xp antara kedua tim. Biasanya paling bagus dibuka setelah big clash/teamfight jadi kita tau seberapa besar impact war tersebut terhadap resource kedua tim.
F5 - Hero items
F6 - Gold graph (net worth)
F7 - XP graph

Player stats
W - Creep Score (last hit - deny)
Y - Net worth
I - Buyback status

Broadcaster menu
Broadcaster menu dapat diakses dengan tombol F10 (default). Disini kita dapat menulis apapun seperti statistik unik mengenai kedua tim, hero-hero yang diambil atau trivia/fun fact lainnya.



--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------



Gw rasa segini udah cukup lengkap. Cobalah pelajari camera control dari replay-replay game oleh studio broadcast seperti JoinDOTA, Beyond The Summit, HighGroundTV dan sebagainya baik di Youtube maupun Dota TV.
Observer English stream saat TI5 kemarin pun sangat bagus dan cocok untuk dijadikan panduan. Remember, experience is key.

Questions? Ask here.

2 comments:

  1. Hendry Santio2/7/16 18:08

    Good advice Sir

    ReplyDelete
  2. cara masuk lobby biar bisa ngecastnya gimana ya?

    ReplyDelete

Powered by Blogger.